Posts

Semangkuk Bakso

Dikisahkan, biasanya di hari ulang tahun Putri, ibu pasti sibuk di dapur memasak dan menghidangkan makanan kesukaannya. Tepat saat yang ditunggu, betapa kecewa hati si Putri, meja makan kosong, tidak tampak sedikit pun bayangan makanan kesukaannya tersedia di sana. Putri kesal, marah, dan jengkel. "Huh, ibu sudah tidak sayang lagi padaku. Sudah tidak ingat hari ulang tahun anaknya sendiri, sungguh keterlaluan," gerutunya dalam hati. "Ini semua pasti gara-gara adinda sakit semalam sehingga ibu lupa pada ulang tahun dan makanan kesukaanku. Dasar anak manja!" Ditunggu sampai siang, tampaknya orang serumah tidak peduli lagi kepadanya. Tidak ada yang memberi selamat, ciuman, atau mungkin memberi kado untuknya. Dengan perasaan marah dan sedih, Putri pergi meninggalkan rumah begitu saja. Perut kosong dan pikiran yang dipenuhi kejengkelan membuatnya berjalan sembarangan. Saat melewati sebuah gerobak penjual bakso dan mencium aroma nikmat, tiba-tiba Putri sadar, betapa la...

Guntur Ngebut, Bung Karno Sewot

Image
Entah mimpi apa malamnya… pulang sekolah Guntur kena semprot bapaknya. Suatu siang, sepulang sekolah pengawal mencegat Guntur yang berjalan beriringan dengan adiknya, Megawati. Keduanya diberi tahu, sudah ditunggu Bapak di meja makan. Seketika, Guntur dan Mega bergegas masuk kamar masing-masing, berganti pakaian, dan segera menuju ruang makan Istana Merdeka. Ini peristiwa tahun 1962 yang dituturkan Guntur dalam bukunya, “Bung Karno, Bapakku, Kawanku, Guruku” . “Hei kamu, sini duduk di samping Bapak,” kata Bung Karno demi melihat anaknya memasuki ruang makan. “Salam dulu tuh sama Om Chaerul,” imbuh Bung Karno. Spontan Guntur pun menyapa, “Halo om…,” berkata begitu Guntur mengulurkan tangan hendak bersalaman. Tergopoh-gopoh Chaerul menyambut tetapi dengan tangan kiri… “Waaah… bagaimana ini salamannya, tangan om kotor… pakai tangan kiri sajalah….” sahut Chaerul Saleh yang memang tengah santap siang menggunakan tangan. “Nah, itu Mega! Dis, ini Pak Chaerul, ayo sala...

Mulailah usaha dari yang Anda bisa

Image
Pernahkah anda berpikir tentang arti sebuah kesuksesan ? Sukses adalah kata yang sangat indah dan menjadi harapan bagi semua orang. Sayangnya kata sukses sangat selektif dalam menghampiri setiap orang yang akan mendekatinya. Hanya orang-orang yang telah memenuhi syarat yang bisa mendapatkan sukses. Hidup adalah pilihan, dan sukses adalah peluang.  Hidup adalah manfaat, maka gunakanlah sebaik mungkin.  Sedangkan yang namanya peluang terkadang datang tanpa diundang, banyak yang mencari namun sulit sekali ditemui. Oleh karena itu bagi siapa yang pintar memanfaatkan peluang, ia akan memiliki garis kehidupan yang lebih baik dalam memperoleh kesuksesan.  Meraih sukses adalah proses panjang bagaikan sebuah perjalanan yang harus di tempuh dengan banyak rintangan.  Bagian tersulit adalah ketika akan memulai langkah pertama.  Karena harus punya keberanian dan rasa percaya diri yang tinggi. Dalam mengawali sebuah usaha, terkadang kita dihadapkan pada berbagai pili...

Si Uban dan Nasihatnya

Pada setiap angin yang berhembus, ada rahmat yang dapat kita sambut. Pada setiap lembaran daun yang gugur,  ada pesan yang harus kita ambil. Di setiap cercah cahaya, ada harapan yang bisa kita rengkuh. Di setiap tetes embun, ada hikmah yang bisa kita petik. Pada setiap yang diam dan bergerak,  ada nasihat yang bisa kita ambil. Pada setiap yang kering dan basah, ada serangkaian taushiyah pembasuh jiwa. Pada setiap yang hidup dan mati, ada pelajaran yang harus kita perhatikan. Bahkan ... Pada setiap uban yang tumbuh di sela-sela rambut kita ada setumpuk nasihat bijak untuk bekal kita meniti jejak kehidupan ... dikutip dari Dr. Aidh al-Qarni, Petuah-petuah Bijak untuk Mengarungi Samudra Kehidupan

Bertaqarrub kepada Allah

Diceritakan bahwa Imam Asy-Syibly pernah belajar kepada 400 guru, kemudian ia berkata,"Aku telah membaca 4.000 Hadits, lantas aku memilih satu hadits untuk kuamalkan, sedangkan hadits-hadits yang lain kutinggalkan.  Setelah kupikir, satu hadits yang kuambil tersebut sudah cukup untuk menyelamatkan diriku.  Di samping itu, ilmu-ilmu ulama dahulu dan yang akan datang semuanya sudah terkandung dalam hadits tersebut. Adapun hadits yang kupegang itu adalah ketika Rasulullah SAW, bersabda kepada para sahabatnya  'Bekerjalah untuk duniamu sekadar cukup untuk hidupmu di dunia; beramallah untuk akhiratmu seukur kelanggenganmu di akhirat; dan berbaktilah kepada Allah menurut kadar kebutuhanmu kepada-Nya; serta berbuatlah untuk neraka menurut kadar kesabaranmu (kebetahanmu) di dalamnya.' dari : Ayuhal walad, Imam Ghazali, hal 40